Harga Bitcoin Mendekati Level Resistansi Terakhir Pada $ 12.000

    Harga Bitcoin sekali lagi mendekati $ 12.000, yang mungkin merupakan sinyal untuk dimulainya siklus bullish baru yang besar. Harga Bit...

 


 

Harga Bitcoin sekali lagi mendekati $ 12.000, yang mungkin merupakan sinyal untuk dimulainya siklus bullish baru yang besar. Harga Bitcoin (BTC) harus mempertahankan level support penting antara $ 11.100-11.300, dan berhasil. Setelah uji support ini, selanjutnya harga BTC terus melonjak ke atas pada 20 Oktober, mencapai area resistensi penting antara $ 11.900-12.200. Pergerakan naik ini datang bersamaan dengan melemahnya dolar, karena Indeks Mata Uang Dolar AS (DXY) turun secara substansial. Korelasi yang sudah efektif sepanjang tahun 2020. Namun, mata uang kripto lainnya belum mengikuti jejak Bitcoin karena altcoin sedang laris manis. Apakah perhatian beralih kembali ke Bitcoin?

 

Level harga mingguan Bitcoin di $ 12.000 adalah level penting untuk ditembus

Harga mingguan menunjukkan satu level krusial besar yang menjadi rintangan bagi Bitcoin di tahun-tahun sebelumnya. Ini adalah area resistensi antara $ 11.700-12.300. Jika level tersebut ditembus ke atas, pergerakan kuat menuju $ 17.000 kemungkinan akan terjadi. Ini juga berarti dimulainya siklus baru dengan semakin banyak argumen yang harus dibuat pada awal siklus bullish yang baru. Namun, ini tidak berarti bahwa penembusan harga akan segera terjadi dikarenakan argumen utama untuk penembusan ke atas adalah kelemahan Dolar AS. Pelemahan Dolar AS yang telah dimulai pada bulan maret tahun 2020 secara terbukti efektif menyebabkan  harga emas, perak, dan Bitcoin melonjak tajam.

 

Emas telah bekerja sangat baik di saat ketidakpastian US Dolar

Selama periode tahun ini, kekuatan emas menguat dan harga melonjak 600% di tengah pelemahan USD. Korelasi seperti itu juga terlihat di Bitcoin baru-baru ini karena BTC telah bergerak seiring dengan emas dalam beberapa bulan terakhir. Kesimpulan dapat ditarik bahwa investor mencari aset yang aman sebagai lindung nilai terhadap Dolar AS yang melemah.

 

 Bagaimana dengan altcoin?

Altcoin mengalami penurunan harga dikarenakan pergerakan harga Bitcoin baru-baru ini. Itu tidak sepenuhnya merupakan sinyal kuat untuk pasar karena ini menunjukkan bahwa fokusnya ada pada Bitcoin. Saat Bitcoin naik sementara altcoin dijual, berarti ada uang mengalir dari altcoin ke Bitcoin.  Dalam hal ini, pasar bergerak dalam siklus di mana kuartal keempat tahun ini biasanya merupakan kuartal yang mengerikan bagi investor altcoin. Sejarah menunjukkan bahwa grafik dominasi Bitcoin bergerak naik pada kuartal itu dan mencapai puncaknya pada bulan Desember. Ke depan, sangat mungkin kita akan melihat dominasi pasar Bitcoin yang melonjak , dengan penjualan altcoin yang lebih besar. Indikator penting untuk pasar dalam jangka pendek adalah kekuatan Ether, dan juga altcoin, terhadap Bitcoin dan pergerakan keseluruhan Indeks Mata Uang Dolar AS.

 

 (Sumber : https://bit.ly/34gJrID)

KOMENTAR

300 x 250 Banner
728 x 90 Banner
728 x 90 Banner
Pernyataan Penyangkalan
CRACKadabra ingin mengingatkan Anda bahwa data yang terkandung dalam situs web ini belum tentu real-time atau akurat. Semua CFD (saham, indeks, futures) dan harga Forex tidak disediakan oleh bursa tetapi oleh para pembuat pasar, sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dari harga pasar yang sebenarnya, yang berarti harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan perdagangan. Oleh karena itu, CRACKadabra tidak bertanggungjawab atas kerugian perdagangan yang mungkin Anda alami sebagai akibat dari penggunaan data ini.

CRACKadabra atau siapapun yang terlibat dengan CRACKadabra tidak akan menerima tanggungjawab apapun atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi termasuk data, quotes, grafik, dan sinyal beli/jual yang terdapat dalam situs web ini. Harap mendapatkan informasi lengkap mengenai risiko dan biaya yang terkait dengan perdagangan pasar keuangan, ini adalah salah satu bentuk investasi yang mungkin paling berisiko.