Kelompok Hacker Meminta Bitcoin Untuk Dokumen Yang Dicuri

Kelompok hacker bernama ‘Dark Overlord’ mencuri ribuan file asuransi terkait peristiwa 9/11 dan mengancam akan merilisnya ke internet j...


Kelompok hacker bernama ‘Dark Overlord’ mencuri ribuan file asuransi terkait peristiwa 9/11 dan mengancam akan merilisnya ke internet jika mereka tidak dibayar dengan Bitcoin.

Dilansir dari CoinInsider, pada malam Tahun Baru 2019 lalu sekelompok hacker mempublikasikan pengumuman ke Pastebin yang mengungkapkan bahwa mereka telah meretas sebuah perusahaan hukum Amerika dan mencuri ribuan file yang berkaitan dengan serangan 11 September dan akibat sesudahnya. Mereka mengancam akan merilis file itu jika mereka tidak dibayar dalam Bitcoin (BTC).

Peretasan terjadi pada bulan April 2018 dan dilaporkan secara singkat pada saat itu oleh The Global Legal Post. Kelompok hacker, yang menjuluki diri mereka sendiri sebagai ‘Dark Overlord’, membobol sistem perusahaan asuransi global Hiscox Syndicates Ltd.

Para hacker tersebut mengungkapkan bahwa pembobolan sistem itu memungkinkan mereka mengakses tidak hanya server Hiscox tetapi juga server afiliasinya yaitu Lloyds of London, Silverstein Properties, danBank of America.

Tidak jelas jenis informasi sensitif apa yang terdapat didalam dokumen yang tersebut, tetapi kelompok itu tampaknya akan mencoba memanfaatkan teori konspirasi 9/11. Tweet yang mereka posting pada 31 Desember 2018 menyatakan, “Kami akan memberikan banyak jawaban tentang konspirasi 9.11 melalui 18.000 dokumen rahasia yang bocor dari @HiscoxComms dan lainnya.”

Kelompok itu mengeklaim telah mencuri lebih dari 18.000 dokumen. Mereka telah mengatur dokumen itu dalam lapisan-lapiran. Dokumen di lapisan pertama berisi informasi yang relatif kasar. Lapisan 5 berisi dokumen yang paling rahasia dan berdampak besar.

Para hacker mengancam akan merilis dokumen-dokumen itu ke internet lapis demi lapis, jika tebusan mereka tidak dibayar. Mereka menuntut untuk dibayar dalam Bitcoin, namun belum ditentukan berapa banyak yang mereka inginkan.

Kelompok peretas itu tidak bertindak berdasarkan alasan etis. Mereka menawarkan menjual sebagian dokumen kepada siapa pun yang ingin membelinya, misal kepada organisasi teroris.

“Jika Anda adalah organisasi teroris seperti ISIS/ISIL, Al-Qaeda, atau negara pesaing AS seperti Cina atau Rusia, Anda dipersilakan membeli kumpulan dokumen kami,” ungkap kelompok peretas tersebut. Niat mereka dirangkum dengan pernyataan penutup, “Kami hanya termotivasi oleh upaya kami mencari uang internet (Bitcoin).”

Sumber: https://bit.ly/2SHgtcC

KOMENTAR

300 x 250 Banner
728 x 90 Banner
728 x 90 Banner
Pernyataan Penyangkalan
CRACKadabra ingin mengingatkan Anda bahwa data yang terkandung dalam situs web ini belum tentu real-time atau akurat. Semua CFD (saham, indeks, futures) dan harga Forex tidak disediakan oleh bursa tetapi oleh para pembuat pasar, sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dari harga pasar yang sebenarnya, yang berarti harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan perdagangan. Oleh karena itu, CRACKadabra tidak bertanggungjawab atas kerugian perdagangan yang mungkin Anda alami sebagai akibat dari penggunaan data ini.

CRACKadabra atau siapapun yang terlibat dengan CRACKadabra tidak akan menerima tanggungjawab apapun atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi termasuk data, quotes, grafik, dan sinyal beli/jual yang terdapat dalam situs web ini. Harap mendapatkan informasi lengkap mengenai risiko dan biaya yang terkait dengan perdagangan pasar keuangan, ini adalah salah satu bentuk investasi yang mungkin paling berisiko.