Exodus 1 : Smartphone Blockchain dari HTC

Sepuluh tahun yang lalu, pabrikan konsumen elektronik HTC membuat sejarah ketika merilis HTC Dream, perangkat komersial pertama yang ...



Sepuluh tahun yang lalu, pabrikan konsumen elektronik HTC membuat sejarah ketika merilis HTC Dream, perangkat komersial pertama yang memanfaatkan sistem operasi Android. Beberapa bulan kemudian, peristiwa monumental lainnya terjadi, ketika pencipta Bitcoin Satoshi Nakamoto menambang BTC Genesis Block, mendorong HTC menciptakan suatu terobosan yang disebut Phil Chen sebagai "Quite Revolution."

Saat ini, satu dekade kemudian, HTC berharap untuk menggabungkan dua revolusi di dalam Exodus 1, "blockchain smartphone" pertama yang diproduksi oleh produsen elektronik ternama. Chen mengumumkan lebih banyak informasi tentang perangkat yang telah ditunggu banyak orang tersebut. Di Helsinki pada hari Rabu di Slush 2018, Chen menampilkan sosok dari pencipta Litecoin Charlie Lee selama presentasi.

Crypto Dapat Menyelamatkan Pengguna dari Digital 'Feudal System'

Charlie Lee (kiri) dan Phil Chen (kanan)

Berbicara di acara tersebut, Chen mengatakan bahwa HTC percaya pada "internet terbuka," dan sama seperti Dream yang menjadi smartphone komersial pertama serta menampilkan sistem operasi berbasis open-source, Exodus 1 akan menjadi langkah pertama yang penting untuk membantu pengguna merebut kembali informasi pribadi dan identitas digital dari "tirani" teknologi.

"Seluruh gerakan ini telah dibajak," kata Chen, dengan alasan bahwa tujuh konglomerat terbesar dunia telah mengubah dunia digital menjadi "sistem feodal" baru.

"Hal yang merupakan sumber terbuka ini menjadi jalur cepat untuk memiliki semua identitas digital kami, semua data pribadi digital kami, dan semua aset digital kami".

HTC Exodus 1: Tampilan Pertama


HTC Exodus 1 | Slush 2018

Saat ini, peluncuran HTC Exodus 1 dirilis kurang dari seminggu setelah ponsel pintar dari produsen Sirin Labs diluncurkan, Sirin Labs telah mengumpulkan lebih dari $ 157 juta melalui initial coin offering (ICO) serta secara resmi merilis FINNEY yang diklaim sebagai "smartphone blockchain pertama di dunia".

Dari sudut pandang visual, Exodus 1 jauh lebih ramping daripada FINNEY, meskipun tidak seperti perangkat Sirin Labs yang tidak memiliki tempat penyimpanan untuk menyimpan private key, Exodus 1 menyimpan private key di dalam tempat aman yang disebut Sion, Sion mengisolasi private key dari sistem operasi. Hal ini merupakan suatu langkah yang signifikan dari software wallet yang merupakan tempat penyimpanan bagi sebagian besar pengguna ponsel untuk menyimpan dana cryptocurrency mereka.

Kedua ponsel menampilkan spesifikasi unggulan, dan keduanya dapat dipesan secara pre-order secara eksklusif dengan cryptocurrency, dengan tanggal pengiriman di akhir bulan. Selama presentasinya, Chen secara resmi mengumumkan bahwa, selain bitcoin dan ethereum , pengguna dapat membeli Exodus 1 dengan litecoin dengan kisaran harga di bawah 20 LTC.

sumber:bit.ly/2UlMEiP

KOMENTAR

300 x 250 Banner
728 x 90 Banner
728 x 90 Banner
Pernyataan Penyangkalan
CRACKadabra ingin mengingatkan Anda bahwa data yang terkandung dalam situs web ini belum tentu real-time atau akurat. Semua CFD (saham, indeks, futures) dan harga Forex tidak disediakan oleh bursa tetapi oleh para pembuat pasar, sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dari harga pasar yang sebenarnya, yang berarti harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan perdagangan. Oleh karena itu, CRACKadabra tidak bertanggungjawab atas kerugian perdagangan yang mungkin Anda alami sebagai akibat dari penggunaan data ini.

CRACKadabra atau siapapun yang terlibat dengan CRACKadabra tidak akan menerima tanggungjawab apapun atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi termasuk data, quotes, grafik, dan sinyal beli/jual yang terdapat dalam situs web ini. Harap mendapatkan informasi lengkap mengenai risiko dan biaya yang terkait dengan perdagangan pasar keuangan, ini adalah salah satu bentuk investasi yang mungkin paling berisiko.